Tampilkan postingan dengan label metode riset bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label metode riset bisnis. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Oktober 2011

Tugas Metode Riset Bisnis ke 3


Analisis Jurnal Ilmiah oleh: Nama: Adik Tri Kustanto, NPM:34209443
1.Judul: PERANAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN        PENJUALAN PRODUK JASA ASURANSI PADA PT. SUN LIFE FINANCIAL
     Pengarang: ROBERT ALEXANDER P. LUBIS
     Tahun: 2007

 2. Tema: Pelayanan Pelanggan.


 3. Latar Belakang Masalah:
 PT.SUN LIFE FINANCIAL Adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa           asuransi.PT.sun life financial selalu berusaha melayani dengan baik para nasabah nya.dengan keinginan dan harapan para nasabah merasa terpuaskan akan pelayanannya.
4.Masalah:
Kebutuhan akan jasa asuransi kini makin dirasakan,baik oleh perorangan maupun dunia usaha di Indonesia. Asuransi merupakan sarana finansial dalam tata kehidupan rumah tangga, baik dalam menghadapi resiko yang mendasar seperti resiko kematian, atau dalam menghadapi resiko atas harta benda yang dimiliki. Demikian pula dunia usaha dalam menjalankan kegiatannya menghadapi berbagai resiko yang mungkin dapat mengganggu kesinambungan usahanya
PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi jiwa bagi masyarakat juga harus menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan perusahaan asuransi lainnya. Agar PT. SLFI dapat bertahan dan berkembang dengan baik maka PT.SLFI harus dapat menciptakan kemampuan bersaing baik dalam hal jenis produk, harga maupun segmen yang dituju sehingga dapat menghasilkan produk yang mampu bersaing dan memenangkan persaingan.
5. Tujuan Riset:
Mencari perbandingan antara teori dan praktek khususnya tentang peranan strategi pemasaran dalam usaha meningkatkan penjualan produk jasa asuransi di PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA
6.Teori&Penelitian:
LandasanTeori:
Seasonal Discount, memberikan potongan harga pada musim-musim tertentu; nisalnya pada liburan, dan pada akhir tahun.
Dimensi kualitas pelayanan
Menurut William J. Stanton ( 1996, 45 ) “Marketing Mix (bauran pemasaran) adalah istilah yang dipakai dalam melukiskan kombinasi dari keempat masukan yang merupakan inti Dari system pemasaran perusahaan. Keempat elemen tersebut adalah penawaran produk, struktur harga, kegaitan promosi dan system distribusi .”


Kepuasan Pelanggan:
menurut Kotler (1997), kepuasan pelanggan adalah kepuasan atau kekecewaan yang dirasakan konsumen.

7. Metode Penelitian:
-Analisis dan Pembahasan
-Uji Validitas dan Reabilitas

8.
Kesimpulan:
dapat disimpulkan bahwa jenis diversifikasi produk yang di tawarkan pada PT.sun life finance Indonesia sangat baik sekali ini terlihat dari jenis produk yang melindungi para nasabah nya
Dari segala aspek umur dan pekerjaan.

9.METODOLOGI
Data yang Diperlukan
Dalam penulisan skripsi ini penulis mengadakan penelitian guna mendapatkan data dan informasi yang akan digunakan sebagai bahan analisis, dalam hal ini yang diperlukan adalah sebagai berikut:
a.    Data Primer
Yakni merupakan data yang diperoleh dengan cara mendatangi langsung obyek penelitian, dimana data yang diperoleh hasilnya actual dan dapat dipertanggungjawabkan
b.    Data sekunder
Yakni merupakan data yang diperoleh dari bahan-bahan bacaan, yaitu leteratur, catatan kuliah dan lain-lain yang berhubungan dengan hal tersebut serta sejarah ringkas perusahaan, Struktur organisasi dan Uraian tugas.
Metode Penelitian
            untuk mendapatkan data yang diperlukan dalam penyelesaian skripsi ini, penulis melakukan dua (2) bentuk penelitian yaitu:
a.  Penelitian Kepustakaan (Library Research)
            Untuk menguatkan ide/gagasan dalam menganalisis dan mengevaluasi hasil penelitian lapangan, maka diperlukan landasan seperti teori-teori atau pendapat para ahli yang bersumber dari buku-buku bacaan, bahan kuliah, majalah-majalah ilmiah dan sumber-sumber lainnya yang dianggap penting dan ada hubungannya dengan tulisan ini.
b.    Penelitian Lapangan (Field Research)
Yaitu suatu metode pengumpulan data dengan peninjauan langsung kepada objek penelitian dilapangan dalam hal ini PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA. Hal ini dilakukan untuk memperoleh data yang relevan dengan tujuan penelitian secara nyata, tepat dan akurat.
10.RUANG LINGKUP MATERI
     Membahas tentang apa yang terjadi dengan masalah yang dihadapi oleh pihak-pihak yang berkepentingan di PT SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA· Mencari langkah-langkah yang akan diambil oleh pihak yang bersangktan dalam mengahadapI permasalahan yang ada· Mencari solusi untuk menyelesaikan permasalah yang terjadi pda nasabah-nasabah.
11.AKTIVITAS DAN KEGIATAN
     aktivitas dan kegiatan.Memberikan pelayanan yang maksimal dan ramah pada para nasabah·        Membuat nasabah yakin akan percaya dan yakin dengan PT.SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA
12.PEMBAHASAN DAN ANALISIS
     Memahami kegiataan peromosi pada PT.SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA. Pemasaran yang di lakukan perusahaan tersebut sesuai dengan teori di atas, dimana perusahaan dalam memuaskan dan meyakinkan akan kebutuhan para nasabah
13.HASIL
    Hasil yang di data oleh PT.SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA ini cara kerja nya yaitu menjual jasa keuangan profesional yang hadir dengan misi membantu keluarga mencapai kemapanan financial.agar terwujudnya kemapanan financial.

Jumat, 23 September 2011

tugas kuliah metode riset bisnis ke 2


Metode riset bisnis
Analisis Jurnal Ilmiah oleh: Nama: Adik Tri Kustanto, NPM:34209443
1.Judul: PERANAN STRATEGI PEMASARAN DALAM UPAYA MENINGKATKAN        PENJUALAN PRODUK JASA ASURANSI PADA PT. SUN LIFE FINANCIAL
     Pengarang: ROBERT ALEXANDER P. LUBIS
     Tahun: 2007

 2. Tema: Pelayanan Pelanggan.


 3. Latar Belakang Masalah:
 PT.SUN LIFE FINANCIAL Adalah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa           asuransi.PT.sun life financial selalu berusaha melayani dengan baik para nasabah nya.dengan keinginan dan harapan para nasabah merasa terpuaskan akan pelayanannya.
4.Masalah:
Kebutuhan akan jasa asuransi kini makin dirasakan,baik oleh perorangan maupun dunia usaha di Indonesia. Asuransi merupakan sarana finansial dalam tata kehidupan rumah tangga, baik dalam menghadapi resiko yang mendasar seperti resiko kematian, atau dalam menghadapi resiko atas harta benda yang dimiliki. Demikian pula dunia usaha dalam menjalankan kegiatannya menghadapi berbagai resiko yang mungkin dapat mengganggu kesinambungan usahanya
PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang asuransi jiwa bagi masyarakat juga harus menghadapi persaingan yang cukup ketat dengan perusahaan asuransi lainnya. Agar PT. SLFI dapat bertahan dan berkembang dengan baik maka PT.SLFI harus dapat menciptakan kemampuan bersaing baik dalam hal jenis produk, harga maupun segmen yang dituju sehingga dapat menghasilkan produk yang mampu bersaing dan memenangkan persaingan.
5. Tujuan Riset:
Mencari perbandingan antara teori dan praktek khususnya tentang peranan strategi pemasaran dalam usaha meningkatkan penjualan produk jasa asuransi di PT. SUN LIFE FINANCIAL INDONESIA
6.Teori&Penelitian:
LandasanTeori:
Seasonal Discount, memberikan potongan harga pada musim-musim tertentu; nisalnya pada liburan, dan pada akhir tahun.
Dimensi kualitas pelayanan
Menurut William J. Stanton ( 1996, 45 ) “Marketing Mix (bauran pemasaran) adalah istilah yang dipakai dalam melukiskan kombinasi dari keempat masukan yang merupakan inti Dari system pemasaran perusahaan. Keempat elemen tersebut adalah penawaran produk, struktur harga, kegaitan promosi dan system distribusi .”


Kepuasan Pelanggan:
menurut Kotler (1997), kepuasan pelanggan adalah kepuasan atau kekecewaan yang dirasakan konsumen.

7. Metode Penelitian:
-Analisis dan Pembahasan
-Uji Validitas dan Reabilitas

8.
Kesimpulan:
dapat disimpulkan bahwa jenis diversifikasi produk yang di tawarkan pada PT.sun life finance Indonesia sangat baik sekali ini terlihat dari jenis produk yang melindungi para nasabah nya
Dari segala aspek umur dan pekerjaan.

tugas kuliah metode riset bisnis


metodE riset bisnis
Analisis Jurnal Ilmiah oleh: Nama: Adik tri kustanto, NPM: 34209443

1. Judul: "STRATEGI PEMASARAN PADA BENGKEL AHAS
    Pengarang: Aditya wardana
    Tahun: 2007

2. Tema: Pelayanan pelanggan


3. Latar Belakang Masalah:

Honda adalah merek dari suatu produk dibidang otomotif yakni motor. Honda ini sendiri adalah salah satu merek yang sudah lama berkembang dalam dunia otomotif di dunia, terutama di Indonesia sendiri dan Honda telah dipercaya serta di akui oleh masyarakat di Indonesia, dapat di lihat dari penjualanya, dari tahun ke tahun honda selalu dapat melampui merek lainya. Faktanya adalah tingkat penjualan di seleuruh Indonesia dapat mencapai 100.000 unit/tahun, bahkan dapat melebihi angka tersebut
Maraknya perkembangan sepeda motor di tanah air, memberikan angin segar bagi pertumbuhan usaha atau bisnis perbengkelan, serta berjualan asesories motor. Khususnya untuk bengkel motor, kini pihak konsumen sering dihadapkan pada banyak pilihan, apakah servis motor seharusnya masuk ke bengkel resmi ATPM Harus diakui bahwa bisnis bengkel kini sangat menggiurkan, bahkan sangat menjajikan, dan tidak akan mengenal surut. Lihat saja disekitar kita, selain banyaknya bengkel resmi dari pihak ATPM, juga dibarengi dengan pertumbuhan bengkel-bengkel di pinggir jalan mulai dari kios biasa, hingga ruko (rumah toko) yang mewah. Semua ini terjadi akibat populasi kendaraan bermotor roda dua yang kini jumlahnya sudah mencapai angka jutaan.
Angka jutaan dari populasi kendaraan sepeda motor ini, paling tidak membutuhkan perawatan atau servis rutin agar motor tetap prima. Hanya saja, disini kita sebagai konsumen perlu waspada, karena tidak semua bengkel dapat memberikan servis yang baik, atau yang sesuai dengan keinginan kita. Malah sering ditemukan ada banyak bengkel yang tidak perlu ngantri panjang, tapi kerjanya asal-asalan. Sebaliknya, ada juga bengkel yang sangat ramai, antrinya luar biasa, tapi mendapatkan hasil yang memuaskan


4.Masalah:
Sebagai institusi jasa, bengkel AHASS tidak hanya dituntut untuk
memenuhi pelayanan dengan baik, akan tetapi juga harus mampu bersaing
untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dengan memberikan kualitas
pelayanan yang terbaik. Tuntutan ini adalah mutlak agar tercipta sebuah
loyalitas konsumen yang kelak akan menjadi aset yang berharga bagi
perusahaan. Oleh karena itu diperlukan suatu konsep berwawasan pelanggan
dimana bengkel memusatkan perhatian penuh terhadap kebutuhan dan
keinginan konsumen.

5. Tujuan Riset:
 
a. Untuk menganalisis pengaruh nilai pelanggan terhadap loyalitas
pelanggan bengkel Honda AHASS
b. Untuk menganalisis pengaruh customer relationship manajemen terhadap
nilai pelanggan bengkel Honda AHASS.

6. Teori & Penelitian:
Bernardin dan  Russel  (dalam  Ruky,  2002:15)  memberikan pengertian atau kinerja sebagai berikut : “performance is defined as the record of outcomes produced on a specified job function or activity during time period.  Prestasi atau kinerja adalah catatan tentang hasil-hasil yang diperoleh dari fungsi-fungsi  pekerjaan  tertentu  atau kegiatan  selama  kurun  waktu  tertentu.
Menurut Gibson, dkk (2003: 355), job performance adalah hasil dari pekerjaan yang terkait dengan tujuan organisasi, efisiensi dan kinerja kefektifan kinerja lainnya. Sementara menurut Ilyas (1999: 99), kinerja adalah penampilan hasil kerja personil maupun dalam suatu organisasi. Penampilan hasil karya tidak terbatas kepada personil yang memangku jabatan fungsional maupun struktural tetapi juga kepada keseluruhan jajaran personil di dalam organisasi.

Dimensi Kualitas Pelayanan:
Perusahaan yang berorientasi kepada konsumen akan selalu memberikan kualitas pelayanan semaksimal mungkin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis kualitas pelayanan bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability),daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy) pelanggan pada bengkel AHASS

Kepuasan Pelanggan:
menurut Kotler (1997), kepuasan pelanggan adalah kepuasan atau kekecewaan yang dirasakan konsumen.

7. Metode Penelitian:
-Analisis dan Pembahasan
-Uji Validitas dan Reabilitas

8.
 Kesimpulan:
dapat disimpulkan bahwa pelayanan yang di berikan kepada pelanggan agar bias memuaskan pelanggan alhasil pelanggan pun merasa puas atas kinerja dari jasa bengkel ahhas