Sabtu, 02 April 2011

Faktor-faktor Mempengaruhi Pilihan Konsumen dalam membeli suatu produk

Konsumen disajikan dengan berbagai produk dan jasa untuk memilih dari dalam pasar saat ini.. Beberapa faktor yang mempengaruhi keputusan membeli konsumen, Mereka termasuk perilaku psikologis, keluarga ,dinamika, kelas sosial, dan proses pembelian.. Faktor-faktor ini membantu pengiklan membuat promosi pemasaran yang sukses yang menarik perhatian konsumen.

PSIKOLOGI PRILAKU
Untuk berhasil mengiklankan sebuah produk atau layanan kepada konsumen yang ditargetkan, perusahaan pertama harus menentukan kebutuhan konsumen mereka, yang mungkin termasuk keinginan untuk keselamatan atau termasuk dalam kelompok tertentu. Analisis ini sangat membantu dalam memahami bagaimana sebuah produk dirasakan oleh konsumen. Konsumen juga dikenal untuk membeli produk atau jasa berdasarkan faktor-faktor seperti kepribadian mereka, gaya hidup, dan motivasi. Misalnya, orang yang ingin mencegah kanker kulit dapat memilih untuk tidak menggunakan tanning bed dan bukannya jumlah yang tepat mengenakan tabir surya.

DINAMIKA KELUARGA

Banyak keputusan membeli didasarkan pada dinamika keluarga. Menentukan siapa yang membuat keputusan pembelian untuk keluarga adalah penting untuk keberhasilan iklan produk atau jasa perusahaan. Pengantin baru tanpa anak mungkin membeli mobil kecil dan terjangkau bukan mobil keluarga yang lebih mahal.. Sebuah rumah tangga satu orang dapat membeli bahan makanan dalam paket yang lebih kecil karena sudah tidak ada orang lain untuk memberi makan.






KELAS SOSIAL
kelas sosial A pembeli menentukan kuantitas, kualitas, dan jenis produk atau jasa yang bisa dibeli Usia, ras, agama,lokasi, dan status sosial ekonomi merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kelas sosial. Pria kelas sosial ekonomi yang rendah cenderung akan membeli jins dan sepatu di toko-toko diskon seperti Wal-Mart atau Target. wanita Afrika-Amerika lebih rentan untuk berlangganan majalah Essence karena ras mereka menjadi audiens target.

PROSES MEMBELI
Sebelum melakukan pembelian, konsumen harus memiliki kebutuhan. Sebagai contoh, kelaparan memerlukan kebutuhan pangan.. Setelah menentukan kebutuhan nya, pembeli harus penelitian informasi tentang produk tersebut dan bandingkan merek lain untuk menentukan mana yang akan membawa kepuasan yang paling puas. Sebuah keputusan pembelian sering didasarkan pada faktor-faktor seperti kemasan produk, biaya, dan manfaat. Seseorang mungkin manfaat dari makanan cepat saji jika seseorang membutuhkan makanan cepat dan perlu hemat dengan uang.


MOTIFASI
Kebutuhan yang mendesak untuk mengarahkan seseorang untuk mencari kepuasan dari kebutuhan. Berdasarkan teori Maslow, seseorang dikendalikan oleh suatu kebutuhan pada suatu waktu. Kebutuhan manusia diatur menurut sebuah hierarki, dari yang paling mendesak sampai paling tidak mendesak (kebutuhan psikologikal, keamanan, sosial, harga diri, pengaktualisasian diri). Ketika kebutuhan yang paling mendesak itu sudah terpuaskan, kebutuhan tersebut berhenti menjadi motivator, dan orang tersebut akan kemudian mencoba untuk memuaskan kebutuhan paling penting berikutnya
UMUR DAN TAHAP SIKLUS HIDUP
Orang-orang merubah barang dan jasa yang dibeli seiring dengan siklus kehidupannya. Rasa makanan, baju-baju, perabot, dan rekreasi seringkali berhubungan dengan umur, membeli juga dibentuk oleh siklus kehidupan keluarga. Faktor-faktor penting yang berhubungan dengan umur sering diperhatikan oleh para pelaku pasar. Ini mungkin dikarenakan oleh perbedaan yang besar dalam umur antara orang-orang yang menentukan strategi marketing dan orang-orang yang membeli produk atau servis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar